😁

loading...

😀

loading...

Monday, August 29, 2016

DEVHAW


Dia Perempuanku


Devhaw =>> Devi Onohaw Devi Onohaw

"Aku slalu bermimpi tentang
Indah hari tua bersamamu
Tetap cantik rambut panjangmu
Meskipun nanti tak hitam lagi"
(Sepenggal lirik surat cinta untuk starla)

Senja di danau tomang


"Kamu aja yang bawa" kataku pura pura malas bawa motor (padahal belum bisa bawa motor metik)
"yaudah" jawabnya
langsung aja aku naik, deva bawa aku ke kost temannya, sesampainya, dia ketuk pintu tapi gak ada jawaban. pintu gak di kunci, dia main masuk aja... aku ikutin di belakang, pintu aku buka lebar lebar kemudian aku duduk, tiba tiba ada kepala cewe berambut panjang nongol dari kamar mandi. ternyata dia itu temennya.. namanya titin. Dia lagi mandi, pintu kostnya gak dia kunci.
Sehabis mandi si titin dandan. Terus duduk, ngobrol.. aku cuma jadi pendengar setia. Aku malu, aku diam. sambil mainin hape. Padahal gak ada sms, mau buka facebook juga gak punya paketan. (Sebelum mengenal whatsapp)

tiba tiba,
"mas edi mah diem aja dari tadi" kata devi, dia memandangku.. aku gerogi.
terus aku nyelutuk
"oh ya, dulu kamu pernah kerja dimana?" tanyaku.
"dulu di wonel, pabrik sarung tangan"..
"nih dulu aku bikin sarung tangan kaya gini" sambil nunjukin sarung tangan punya titin. Dan, lanjut ngobrol bla...bla...bla.... tak terasa waktu mulai sore.
"Tin, jadi ikut gak nih udah sore, ayo" (sambil nengok ke arah titin)
"jadi, ntar dulu nunggu sodara aku". jawab titin. Entah saudaranya atau pacarnya, tapi yasudahlah, ngga penting.
setelah si cowok datang,  titin pergi duluan sama cowok tadi. kostnya dia kunci, pas aku stater motor tiba Tiba hujan turun, langsung aku matiin motornya. Aku lari ke depan kost titin lagi, udah reda stater motor lagi, eh ujan dateng lagi.. sampai keberapa kalinya, ujan agak lama kami neduh dulu di depan kost titin, devi duduk di pembatas kost sebelahnya kost titin, aku berdiri di sampingnya.
"mana pinnya?? Katanya mau ngasih ke aku??" Pintaku (pin BB Mesenger)(jaman bbm'an)
"Gak ada" jawabnya
"Ahh boong banget.. mana hape kamu?"
"Gak ada"
"Serius sini"
"Gak ada"
"Pelit lah"
"Beneran gak ada"
Beberapa saat kemudian aku terdiam, kemudian
"Awas tuh sandal kamu kotor, naikin aja" (kata devi sambil nengok ke aku, memecah kesunyian)
" iya, gapapalah biarin aja" jawabku
""Maaf ya titin, kost kamu aku kotor kotorin"" (ngoceh sendiri)
"Hayuh kotor, entar di marhin lho" kataku
"Udahlah biarin aja" jawabnya

Setelah ujan reda, aku stater lagi udah jalan, baru keluar area kost udah mau nabrak tembok,
"Aduh, kaku banget nih" kataku.
"Bawa kamu aja lah, takut kenapa kenapa" imbuhku
"Yaudah  aku aja yang bawa" jawabnya
Udah jalan gak taunya jalan yang mau di lewatin rawan banjir
"Aduh, gimana nih banjir"
"Yaudah lewat satunya lagi aja, dari masjid ke arah selatan"
Gak taunya banjir lagi
"Lahh, banjir... gimana? Gk ada jalan. Lewat mana nih?? Ada jalan lagi gak ke jalan raya??? Tanya deva
"Ada sih, tapi tembusnya sabar subur jati. Lewat jalan pajajaran" jawabku
"Terus ini kemana"
"Puter balik aja, lurus"
"Owh, yaudah"
Sesampainya di danau, aku duduk di samping devi. Sambil memandang  ombak kecil yang kian menepi, 
Devi duduk tepat di sampingku, aku diam dia pun diam,
deru bising kendaraan dan suara pesawat yang hendak turun di bandara soekarno hata memecah kesunyian di antara aku dan devi..
"Ih, itu ada ikan pari"(ngajak becanda)
"Mana??"
"Itu diatas"
"Hahaha, pesawat keleus.."
"Iya, pesawatnya mirip ikan pari maksudnya"
"Hmmm... Aku seneng bangget hari ini"
"Aku juga" jawabku
"Kamu seneng kenapa?" Imbuhnya
"Lah kamu??" Aku balik tanya
"Bisa main sama kamu, hehehe"
"Sama sih.. oh ya ade kamu masih sekolah?" Tanyaku
"Masih"jawabnya singkat
"Kelas berapa emang?"
"Kelas satu smk"
"Oh, baru limabelas tahun ya?"
"Kok tau?"
"Taulah, pasti lahiran tahun 99"
"Tau darimana?"
"Tadi ada yang bisikin aku,"
"Hufft.."
"Hehe, ponakan aku juga kelas satu"
(Bersambung)


LANJUTAN

Singkat cerita, akhirnya kami menjadi sepasang kekasih yang saling mencintai dan menyayangi sejak tahun 2015. Setahun kemudian aku melamarnya di tahun 2016. Setelah itu kami pun menikah di tahun berikutnya tepatnya di akhir tahun 2017. Kemudian, hampir satu tahun usia pernikahan kami, yakni di tahun 2018 istriku hamil pertama, di lahirlah anak pertama kami, berjenis kelamin laki laki. Dialah Jagoanku yang sangat aku sayangi,, anakku lahir di penghujung bulan suci ramadhan, tepatnya seminggu sebelum lebaran. Orang tuaku dari kampung datang ngengok cucu pertama dari anak laki lakinya. Belum sampai ke tempatku, travel mobil elf yang di tumpangi orang tuaku di hadang gangster di daerah jatiuwung, uang dan hp orang orang yang ada di elf di rampas semua, termasuk uang orang tuaku. Sesampainya di deket rumah, aku jemput. Semua yang di elf pada bengong karna masih shock. Aku tawirin mamlir, mereka ngga mau. Mau lanjut anter penumpang,...
Anak laki lakiku ku beri nama Ariq, nama pemberianku untuk anak tercinta, dan tak lupa sebelum nama kuberikan pada anakku, ku tanyakan dahulu ke tokoh agama sekaligus guru silat yang cukup terkenal di kota ini. Betapa bahagianya kami di karunai anak laki laki yang baik, ganteng, kalem, cerdas, dan pengertian. Namun,, di tahun 2021, tepatnya usia anakku 2,4 Tahun. Anakku sakit dan meninggal di rumah sakit. Betapa terpukulnya kami. Di saat kami masih berduka, tepatnya seminggu setslah acara 40 harian wafatnya anakku, tiba tiba ada ada kabar dari kampung, ibuku jatuh dari pohon dan masuk rumah sakit. Tulang tulang ibuku banyak yang patah. Dan aku ngga bisa langsung pulang kampung, aku ngurus cuti sambil nunggu gajian. Seminggu kemudian tepatnya di hari sabtu sore, aku di anter istriku ke agen bus buat lulang kampung, sesampainya di kampung aku langsung ke rumah sakit, ibuku sudah koma. Sangat sangat hancur perasaanku. Melihat ibuku yang sudah tua terbaring koma karna jatuh, malamnya sehabis maghrib ibuku meninggal tepat di depan mataku.. aku ngga bisa nangis, aku cuma melongo. Aku bengong, seberat ini ujianku. Aku masih berduka kehilangan anak, aku harus berduka lagi kehilangan ibu.. ibuku meninggal setelah dua minggu dari acara 40 harian anakku. Kemudian, di tahun 2022, istriku hamil yang kedua.. di usia kehamilan jalan 6 bulan, istriku sakit dan di rawat di rumah sakit. Di hari terakhirnya, istriku nyuruh aku pulang buat kerja. Aku tinggal pulang, aku krja sift malam. Sebelum subuh dalat kabar, istriku kritis, masuk icu. Aku langsung ijin pulang, ngebut ke rumah sakit. Istriku udah di icu, ngga lama kemudian daoat kabar dari dokternya, bahwa janinnya tidak bisa di selamatkan. Aku menangis, aku berdoa semoga ibunya masih bisa di selamatkan. Selesih beberapa menit, dokter ngabarin lagi bahwa ibunya juga tidak bisa di selamatkan. Aku nangis sejadi jadinya, perasaanku sangat hancur. Aku rasa hidupku sudah tak berarti. Seandainya bisa di tukar, lebih baik aku. Bukan dia. Buarkan dia hidup, mebesarkan anak bersama suami yang baru. Ngga gini. Aku di tinggal sendiri. Dan aku harus mulai dari nol lagi.
2022, tahun berakhirnya devhaw alias devi onohaw.

Sampai kemudian, aku di temukan dengan perempuan dengan nama yang sama tanpa di sengaja. Sejak saat itu, lahirlah situs diora ~ediwahonosahara~

Kunjungi situs diora di https://situsdiora.blogspot.com



0 comments:

Post a Comment